Friday, January 14, 2011

SAUNG 5000 Inspirasi buat Anda...!

Saung 5000 adalah cita-cita kecil saya yang terealisasi.. dengan dukungan suami tercinta, anak-anak yang bantu cicip-cicip... mmmhhh dengan segala pengorbanan,waktu..pikiran..dan tenaga . Alhamdulillah Saung 5000 dengan banyak menu yang tersedia.. cukup dengan harga 5000, Anda bisa memilih dan menikmati makanan kesukaan Anda. Saya tulis dalam Blog ini untuk bisa menjadi inspirasi Anda dalam berwiraswasta dibidang jajanan..

PAKET FRIEDCHICKEN, PIZZA, BUGER, HOTDOG, KENTANG GORENG & SPAGETI.
Peralatan Yang Dipersiapkan.
  1. Gerobak2 m
  2. Paket Promosi (Banner)
  3. Kompor Rinai 2 Tungku
  4. Wajan Besar (Fried Chicken)
  5. Wajan Ceper Bulat (Burger/Hotdog)
  6. Wajan Teflon (Spageti)
  7. Wajan Teflon (Kentang)
  8. Oven 30 Cm (Pizza)
  9. Tabung Gas + Isi 1 Buah
  10. Selang Dan Ring Gas 1 Buah
  11. Lampu Kuning 2 Buah
  12. Cool Box Lion Star 12 Liter
PERLENGKAPAN COUNTER
  1. Jepitan Daging 1 Buah
  2. Pisau Pizza 1 Buah
  3. Pisau Sayur 1 Buah
  4. Sutil Besar.
  5. Saringan Minyak Besar
  6. Wadah pengaduk tepung
  7. Botol Saus 2 Buah
  8. Botol Mayones 1 Buah
  9. Piring Melamin 3 Buah
  10. Wadah daging giling
  11. Wadah Hamburger
  12. Talenan 1Buah
  13. Loyang Pizza 2 Buah
  14. Sendok Pizza 1 Buah
  15. Sendok Teh 1/ 2 Lusin
  16. Sarung tangan plastik
  17. Tempat Tisue
BISNIS ONLINE DIRUMAH

Pengertian usaha mikro

Usaha Mikro sebagaimana dimaksud menurut Keputusan Menteri Keuangan No.40/KMK.06/2003tanggal 29 Januari 2003, yaitu usaha produktif milik keluarga atau perorangan Warga Negara Indonesia dan memiliki hasil penjualan paling banyak Rp.100.000.000,00 (seratus juta rupiah) per tahun. Usaha Mikro dapat mengajukan kredit kepada bank paling banyak Rp.50.000.000,-.

Ciri-ciri usaha mikro
  1. Jenis barang/komoditi usahanya tidak selalu tetap, sewaktu-waktu dapat berganti;
  2. Tempat usahanya tidak selalu menetap, sewaktu-waktu dapat pindah tempat;
  3. Belum melakukan administrasi keuangan yang sederhana sekalipun, dan tidak memisahkan keuangan keluarga dengan keuangan usaha;
  4. •Sumber daya manusianya (pengusahanya) belum memiliki jiwa wirausaha yang memadai;
  5. •Tingkat pendidikan rata-rata relatif sangat rendah;
  6. •Umumnya belum akses kepada perbankan, namun sebagian dari mereka sudah akses ke lembaga keuangan non bank;
  7. •Umumnya tidak memiliki izin usaha atau persyaratan legalitas lainnya termasuk NPWP.
  8. Contoh usaha mikro
  9. Usaha tani pemilik dan penggarap perorangan, peternak, nelayan dan pembudidaya;
  10. Industri makanan dan minuman, industri meubelair pengolahan kayu dan rotan,industri pandai besi pembuat alat-alat;
  11. Usaha perdagangan seperti kaki lima serta pedagang di pasar dll.;
  12. Peternakan ayam, itik dan perikanan;
  13. Usaha jasa-jasa seperti perbengkelan, salon kecantikan, ojek dan penjahit (konveksi).
  14. Dilihat dari kepentingan perbankan, usaha mikro adalah suatu segmen pasar yang cukup potensial untuk dilayani dalam upaya meningkatkan fungsi intermediasi-nya karena usaha mikro mempunyai karakteristik positif dan unik yang tidak selalu dimiliki oleh usaha non mikro, antara lain :
  • Perputaran usaha (turn over) cukup tinggi, kemampuannya menyerap dana yang mahal dan dalam situasi krisis ekonomi kegiatan usaha masih tetap berjalan bahkan terus berkembang;
  • Tidak sensitive terhadap suku bunga;
  • Tetap berkembang walau dalam situasi krisis ekonomi dan moneter;
  • Pada umumnya berkarakter jujur, ulet, lugu dan dapat menerima bimbingan asal dilakukan dengan pendekatan yang tepat.
Namun demikian, disadari sepenuhnya bahwa masih banyak usaha mikro yang sulit memperoleh layanan kredit perbankan karena berbagai kendala baik pada sisi usaha mikro maupun pada sisi perbankan sendiri.